Sale!
Antropologi Marx

Antropologi Marx

Rp45,000.00 Rp36,000.00

Product Description

Judul : Antropologi Marx
Penulis : Dede Mulyanto
Penerbit/Tahun : Ultimus / 2011
Halaman : xx + 252 hlm.; 14 x 20 cm

Sdr. Dede yang jelas tahu sejarah pertumbuhan teori-teori Marx dan Engels dalam buku ini tidak membawa kita menelusuri jalan yang beriku-liku penuh dengan polemik yang mewarnai pertumbuhan Marxisme. Itu bukan tujuannya walaupun mau tidak mau untuk menerangkan sebuah teori ia harus memperkenalkan kita pada tokoh-tokoh tertentu dan teorinya supaya kita memahami maksud Marx dan Engels. Tujuannya ialah menjelaskan ide-ide dasar Marx yang bukan saja penting sebagai bagian dari teori sejarah dan filsafat yang maha agung, tetapi, sebagaimana sudah saya sebut, sebagai gagasan yang mengilhami banyak antropolog belakangan ini dalam usaha mereka untuk mengerti (dan mengubah) kepincangan dan ketidakadilan di dunia kini.
C.W. Watson
School of Business and Management, ITB
Professor Emeritus Department of Anthropology, Kent University at Canterbury

Tiga puluh tahun lebih propaganda rezim orde baru dan teror-teror lanjutan yang masih saja muncul hingga belakangan ini, betul-betul membikin ilmuwan sedikit gentar atau malah jadi tidak peduli menulis atau mengaitkan Marx dengan teori-teori di dalam disiplin ilmunya meski demi kepentingan keilmuan. Keterbukaan pascareformasi belum menunjukkan betul-betul kesadaran orang akan perbedaan mendasar Marxisme sebagai ideologi politik dan sebagai paradigma ilmu.
Buku ini mencoba mengisi kekosongan perian tentang sumbangsih pemikiran Karl Marx terhadap antropologi sosial pada khususnya dan ilmu sosial pada umumnya. Dengan menggunakan kerangka atau model penulisan Sejarah Teori Antropologi, buku ini pertama-tama akan memaparkan sejarah hubungan antara Karl Marx dan Marxisme dengan antropologi serta sumbangsih yang bisa diambil dari dan oleh kedua-dua pihak. Juga diulas beberapa konsep dan teori pokok Marx yang berguna di dalam analisis antropologis.

Category: .

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Antropologi Marx”