Dunia usaha berada di persimpangan jalan. Skandal Enron, WorldCom, hingga krisis keuangan global membuktikan bahwa tata kelola yang lemah menghancurkan kepercayaan dan nilai perusahaan. Kini, tuntutan tidak berhenti pada kepatuhan semata. Investor, regulator, dan publik menuntut keberlanjutan—lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) menjadi standar baru.
Buku ini memandu perusahaan bertransformasi dari Good Corporate Governance (GCG) menuju Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pendekatan Governance, Risk, and Compliance (GRC) terintegrasi. Ditulis oleh praktisi dan penggagas Komisaris Independen di Indonesia, Mas Achmad Daniri, buku ini mengupas tuntas mulai dari prinsip dasar GCG, reformasi di BUMN dan perbankan, penilaian kinerja, hingga strategi implementasi dan integrasi ESG dalam manajemen risiko dan kepatuhan.
Dilengkapi studi kasus perusahaan terkemuka dan panduan praktis, buku ini menjadi referensi esensial bagi direksi, komisaris, praktisi GRC, akademisi, serta pemangku kebijakan yang ingin membangun perusahaan tangguh, transparan, dan berkelanjutan di era global.
[19.20, 6/4/2026] Ali Hamzah 2: Sinopsis Buku Peningkatan Kinerja Guru
Di tengah derasnya arus digital dan tuntutan mutu pendidikan yang kian tinggi, guru dituntut tidak hanya menjadi pelaksana kurikulum, tetapi pembelajar profesional sepanjang hayat. Buku ini menghadirkan pendekatan strategis melalui Professional Learning Community (PLC) berbasis platform digital sebagai solusi peningkatan kinerja pembelajaran guru.
Melalui kajian teoretis yang kuat dan model yang teruji, buku ini menawarkan kerangka kerja kolaboratif dan reflektif yang memungkinkan guru belajar bersama, berbagi praktik baik, serta merefleksikan pembelajaran secara berkelanjutan. Dilengkapi dengan peran kepemimpinan sekolah dan pemanfaatan teknologi digital, model PLC yang disajikan tidak hanya memperkuat budaya belajar guru, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di kelas.
Buku ini menjadi rujukan esensial bagi guru, kepala sekolah, pengawas, dan pemangku kebijakan yang ingin membangun ekosistem sekolah sebagai komunitas belajar yang adaptif dan berkelanjutan di era digital.